Rabu, 22 Juni 2011

9 Warga NTT Datangi Polisi Batam

Apakah Anda mencari beberapa informasi di dalam,
? Berikut adalah up-to-date laporan dari para ahli
yang seharusnya tahu.
BATAM, KOMPAS.com -Sembilan warga Nusa Tenggara Timur mendatangi Kepolisian Sektor Lubuk Bajadi Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (22/6/2011), malam. Mereka melaporkan perusahaan penyalur tenaga kerja, PT Tugas Mulia, terkait dugaan penganiayaan dan eksploitasi.

Pelaporan kepada polisi tersebut didampingi pengurus Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT). Sebagai bukti penguat, malam ini juga dua di antara ke-9 tenaga kerja itu dibawa ke rumah sakit untuk visum.

"Setiap hari kami semua selalu dipukul dan ditampar,"kataYustina Fok yang mengalami luka memar di dada dan paha.

Selama ditampung,eksploitasi oleh perusahaan yang dirasakan mereka antara lain berupa tindak kekerasan, pelecehan seksual, kungkungan dalam penampungan, dan pengebirianhak-hak tenaga kerja. Hal itu setidaknya dilakukan empat orang dari pihak perusahaan.

Semoga informasi yang disajikan sejauh ini berlaku. Anda juga mungkin ingin mempertimbangkan hal berikut:

Rusna (42), pemilik PT Tugas Mulia, mengakui adanya kekerasan yang dilakukan.Namun hal itu disebutkannya sebagai langkah wajar, dalam konteks pendidikan dan tidak sampai bentuk penganiayaan.

Ke-9 warga Nusa Tenggara Timur itu direkrut PT Tugas Muliamelalui perwakilannya di Kupang. Mereka dijanjikanpekerjakan di Kota Batam dengan upah Rp 1,6 juta per bulan, namun gaji tiga bulan pertama upah menjadi milik perusahaan sebagai ganti modal transportasipesawat terbang Kupang-Batam.

Setiba di Batam, perusahaan menyatakan bahwagaji bersih yang diterima adalah Rp 650.000 per bulan, karena Rp 1,6 juta masih harusdipotong iuran Jamsostek serta ongkos makan serta tempat tinggal selama di Batam. Gaji bersih Rp 650.000 itu puntak pernah diterima para tenaga kerja, karena berdasarkan buku keungan perusahaan mereka dianggap masih memiliki utang kepada perusahaan.

Kecuali Petrus yang bekerja sebagai pekerja kasar di sebuah hotel, tenaga kerja lainnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Mayoritas baru bekerja selama dua minggu sampai tiga minggudi Batam, tetapi ada pula yang sudah bekerja selama 1,5 tahun.

 

Tidak ada salahnya untuk baik-informasi yang terakhir pada
. Bandingkan apa yang telah Anda pelajari di sini ke artikel masa depan sehingga Anda dapat tetap waspada terhadap perubahan di bidang
.

Tidak ada komentar: