Selasa, 24 Mei 2011

YSL Serang Balik Christian Louboutin

Jadi apa yang
benar-benar semua tentang? Laporan berikut termasuk beberapa informasi menarik tentang
- info bisa anda gunakan, bukan hanya barang lama yang mereka gunakan untuk memberitahu Anda.
KOMPAS.com - Awal April lalu diberitakan, desainer sepatu asal Perancis Christian Louboutin mengajukan tindakan hukum untuk menghentikan butik Yves Saint Laurent America menjual platform dengan sol merah yang hampir identik dengan rancangan Louboutin. Sepatu YSL ini dijual di toko-toko fashionable di New York yang juga menjual koleksi Louboutin.

Louboutin berusaha menuntut lebih dari 1 juta dollar di pengadilan federal Manhattan, dengan tuduhan YSL melanggar trademark dan memalsu fitur paling istimewa dari rancangan sepatu yang diciptakannya sejak 1992 itu. Louboutin mengklaim ialah desainer pertama yang mengembangkan ide memakai sol merah pada sepatu wanita.

Namun kini, YSL menyerang balik Louboutin atas tuduhan tersebut. Rumah mode Perancis ini menyatakan bahwa YSL sudah membuat sepatu dengan sol merah sejak tahun '70-an, jauh sebelum Louboutin ngetop dengan sepatu sol merahnya. YSL bahkan mengklaim bahwa fitur desain itu sudah ada selama berabad-abad.

Jika Anda menemukan diri Anda bingung dengan apa yang Anda sudah membaca hingga saat ini, jangan putus asa. Semuanya harus jelas pada saat Anda selesai.

"Sol merah itu sudah biasa digunakan sebagai desain ornamental pada sepatu, sejak sepatu merah dipakai oleh King Louis XIV pada tahun 1600-an, dan sejak Dorothy memakai sepatu merah batu delima di film The Wizard of Oz," begitu bunyi pernyataan dari rumah mode YSL.

YSL juga menuduh Mr Louboutin berbuat curang dengan aplikasi yang diklaim menjadi trademark-nya, bahwa ia memiliki penggunaan eksklusif untuk sol merah tersebut.

"Sebagai pemimpin industri yang sudah mendedikasikan seluruh kehidupan profesionalnya untuk sepatu wanita, seharusnya Mr Louboutin tahu beberapa atau lusinan model sepatu yang menunjukkan bahwa pernyataannya itu salah," lanjut YSL.

YSL bukan satu-satunya brand yang dituntut oleh Louboutin. Tindakan hukum juga dikirimkan Louboutin pada label Brazil Carmen Steffens yang beroperasi di Perancis karena pelanggaran trademark serupa. Pihak Carmen Steffens juga merespons bahwa sol merahnya sudah dibuat sejak 1996, jauh sebelum sol merah Louboutin didaftarkan sebagai trademark di Amerika tahun 2008. Lagipula, menurut Steffens, tone warnanya sebenarnya tidak sama. Dari katalog Carmen Steffens pada tahun 1996 terlihat, sepatu-sepatunya memiliki sol dari semua warna, bukan hanya merah.

Sumber: The Daily Mail

Begitulah keadaannya sekarang. Perlu diketahui bahwa setiap subjek dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi pastikan Anda mengikuti berita terbaru.

Tidak ada komentar: